6 Teknik Fotografi Perjalanan

1. Mendekati serta pahami subyek

Coba asumsikan ada satu orang yang tidak diketahui, mendadak memphoto kita dengan camera SLR super besar itu, selanjutnya selanjutnya pergi demikian saja.

Apa ingin kita diperlakukan begitu? Semestinya tidak. Seperti sama dengan subyek yang bakal kita potret. Coba mendekati dengan perlahan-lahan serta senyuman, jika butuh jangan mengeluarkan camera lebih dahulu.

Berbincanglah. Mencari narasi terkait dianya sendiri. Selesai dia rasakan nyaman, baru mengambil fotonya. Lihatlah bedanya, ekspresi bakal kelihatan lebih alamiah. “Forget the long lens, bru. Things only look great up close, ” kata kevin carter dalam film the bang-bang tim.

2. Less is More

Nah, bawaan waktu traveling sudah tentu kebanyakan, serta rasa-rasanya tas kita kurang besar. Ingin ditambah camera ? Cukup bawa juga satu camera saja. Battery bisa harus yang banyak. Jika bawa juga type DSLR, arahan saya bawa lensa fixed/prime. Sebab lensa ini kecil, enteng, serta bikin photo kita lebih bagus. Meskipun tidak dapat zoom, lensa fixed bikin kita berpikir untuk memaksimalkan frame yang ada.

Baca Juga : 5 Tehnik Buat Fotografi Landscape

Bawa lensa ‘sapu jagat’ seperti 18-200mm atau 28-300mm tidaklah masalah. Namun menurut pengalaman, lensa begitu sesuai untuk having fun. Lensa fixed masih lebih bagus buat photo yang ‘serius’.

3. Mengambil photo waktu ‘Golden hour’

Semestinya kita semuanya telah mengetahui, sore dan pagi hari yaitu sinar terunggul sebab sinar yang ada dari samping mendefinisikan yang baik buat subyek. Lantas warnanya yang hangat serta intensitasnya yang lembut.

4. Jauhi cliche´

Photo yang cliche (klise) yaitu photo yang sudah seringkali diambil oleh orang, maka nampaknya kesemuanya orang udah miliki photo itu. Pastinya photo yang begitu bakal bikin jadi bosan.

Contoh-contohnya yaitu photo bromo dari pananjakan, photo landmark satu kota, sunset, photo pohon yang tengah sendiri, serta motif lain yang seringkali kita melihat. Foto-foto itu jadi klise bukan tanpa ada faktor. The become cliche because they look good!

Metode menghindarinya yaitu sebelum traveling study lebih dahulu objek apapun serta foto-foto seperti apa yang udah diambil. Jauhi photo ‘postcard’. Serta waktu ambil photo coba ambillah sudut-pandang serta tehnik pemungutan lainnya.

5. Jangan lupakan Terperinci

Kadang detail-detail yang kecil lolos dari perhatian kita. Walau sebenarnya perihal kecil itu kerap dapat jadi pemanis dalam narasi perjalanan kita.

6. Senantiasa siap dengan camera

Cari decisive momen. Senantiasa bawa juga camera kemana saja, kejadian bagus itu tidak cuma hoki. Namun hoki itu dapat diperoleh jika kita senantiasa siap.

5 Tehnik Buat Fotografi Landscape

Perkembangan teknologi digital dalam dunia fotografi semakin mengundang banyak orang jatuh hati pada kegiatan belajar fotografi, dari yang sekedar coba-coba, menjadikannya sebagai gaya hidup sampai yang memang menjadi panggilan hati. hal yang menarik lagi adalah menjadikan internet sebagai media berbagi yang sungguh efektif.situs-situs komunitas maupun personal, hampir setiap hari menampilkan karya foto terbaru.

1. Keluarlah seringkali

Namun jangan kuatir, kita tak akan kehabisan moment. Sebab pokok dari potografi landscape yakni ada pada tempat yang pas serta waktu yang pas.

Seringkali ke tempat yang kamu gemari karena itu peluang mendapat photo yang bagus berubah menjadi makin besar. Alam punyai jadwalnya sendiri, serta kita tak akan sadari. Namun jangan lupakan rencana kita sendiri.

2. Serius

Jadilah sedikit serius kalau bertemu dengan objek anda. Pakai camera dengan serius. Camera apa saja, kalau anda telah men-set mind anda kalau kamu bisa membuahkan photo yang bagus, karena itu kamu bakal mendapat photo yang bagus. Ingat, segalanya yakni terkait kemauan.

Sewaktu bertemu dengan scene, pakailah previsualisasi. Seperti apa ya jadi kalaupun di photo kelak ? Konstruksi apa yang paling pas ? Bagaimana exposurenya ? Bagaimana kalaupun dieksplorasi dari pojok lain? Kalaupun jadi hitam putih?

Baca Juga : Pengertian dan Jenis Fotografi Landscape

Pokoknya, renungkan hasil jadi sebelum motret. Sebab photo yang bagus yakni photo yang bagus. Penonton photo tidak perduli apa fotonya buruk atau hampir bagus. Yang ada yakni photo bagus serta photo buruk hehe.

3. Research objek anda

Sebab baru kemaren dinasehatin sama om Romi yang tukasnya : Berikan jiwa penelitian kalian dalam kehidupan satu hari – hari hehe! Karena itu coba penelitian dulu objek anda, pertanyaan berikut ini kemungkinan bisa sedikit menolong :

•             Apakah musimnya pas ?

•             Apakah saatnya pas (pagi/siang/sore/malam) ?

•             Apakah matahari/bulan nampak pada tempat yang sama, atau berpindah-pindah?

•             Apakah tempatnya aman?

•             Alat apapun yang diperlukan ?

•             Bagaimana ketersedian makanan ?

•             Berapa sich hawanya ?

•             Apakah kita siap mental ?

•             Dan masih beberapa pertanyaan yang nampak serta tidak ada hubungan dengan potografi sekalipun.

4. Camera semata-mata satu alat

Camera yang bagus bisa berikan terperinci, ketajaman, serta warna yang gemilang. Namun tidak dapat berikan anda konstruksi yang baik, gambar yang artistik, atau membuat perubahan sinar alam.

Camera yang baik yakni camera yang tidak bikin kita rasakan kekurangan sebab gear itu. Sebab karena itu kita semakin lebih terkonsentrasi bikin photo yang kreatif, serta tidak pikirkan yang lain-lain.

5. Jangan memaksa kehendak

Photo yang bagus yakni photo yang ada jiwa di dalamnya. Kalaupun kita tidak dapat nikmati alam serta mensyukuri apa yang diberikannya, kemungkinan besar tidak ada mood serta jiwa yang tertangkap dalam photo kita. Biarlah alam yang bicara terkait kecantikannya, kita tinggal nikmati serta memotretnya.

Kalau kita ada ke satu tempat yang gemilang indah, tetapi tidak sempat memotretnya. Syukurlah kita masih dapat memandangnya. Jangan ada rasa menyesal sedikitpun. Jadi pikirlah kalaupun hunting landscape, baiknya maksud kita buat nikmati alam, tidak untuk hunting saja.

Jujur saya kurang sukai dalam kata ‘hunting’, saya lebih sukai mengatakan ‘photo walk’ Menengelamkan anda dalam keindahan alam itu, automatic anda bakal mendapat keindahan alam yang bakal anda photo.

Pengertian dan Jenis Fotografi Landscape

Photo lanscape yakni satu sisi atau jumlah dari panorama yang diliat dari suatu titik pandang tertentu. Panorama adalah subyek khusus dari suatu photo lanscape. Umumnya, orang serta binatang tidak kelihatan dalam photo lanscape, walaupun kadangkala pun ada dalam penampilan gambar, tapi tampak kecil, dan termasuk juga jadi sisi dari formasi buat memperlihatkan rasio. Sejumlah potografer berasumsi kalau lautan pantai, kota, dan bangunan hasil manusia untuk beberapa umumnya tidak termasuk juga dalam photo lanscape, serta isi dalam photo itu lebih tepat apabila disebut yaitu bentangan laut atau bentangan kota yang luas. Dari opini itu, barangkali benar kalau lanscape yakni suatu gambar bentangan alam serta seluruhnya didalamnya yang natural. Jadi dengan demikian, apabila panorama alam mengendalikan suatu gambar, itu bisa disebutkan suatu photo lanscape, yang di dalamnya pun ada suatu rumah petani dari terlalu jauh, hiruk-pikuk perkotaan pada garis horisontal dalam gambar atau suatu jalan raya/ setapak yang ada pada latar depan photo.

Matahari muncul yang fantastis, pegunungan yang mewah, saluran sungai. Alam menjadi sangat menginsipirasi dan potografi yakni suatu media yang sangatlah prima dalam memoto indahnya alam. Potografi lanscape bisa menjadi teknik buat memandang seluruhnya isi dunia yang menarik dan memperlihatkan seni dalam kehidupan. Namun, buat temukan penampilan yang prima, langkahnya tidak terbatas. Seperti yang di kemukakan potografer tangguh, Ansel Adam. Dengan tehnik dan perabotan yang pas, anda dapat juga peroleh photo lanscape yang fantastis. Apabila di definisikan, potografi lanscape yakni: gambar dari alam/panorama. Masalah ini sangatlah jarang-jarang di dapatkan, terdapatnya orang dalam photo lanscape, apabila ada orang dalam suatu photo lanscape, orang itu buat memperlihatkan rasio dalam photo, berapa kecil atau besar objeknya. Potografi lanscape datang dengan serangkaian bentuk macam.

Foto Landscape Harus Memiliki Sebuah Tujuan

Menceritakan Sebuah Kisah

Suatu photo Landscape yang bagus harus merajut suatu interaksi dengan penyimaknya, serta bercerita suatu cerita. Suatu photo Landscape yang bagus akan terus bikin anda tertarik serta temukan satu point penting dalamnya, walaupun udah beberapa bulan anda memotretnya. Potensi memoto lanscape buat menghibur banyak penyimaknya dengan peristiwa terutama yang ada pada photo. Memoto dengan simpel, pada satu waktu dan buat mengabadikannya serta bisa bikin peristiwa itu jadi suatu hal yang fantastis. Photo lanscape yang bagus bisa memperingatkan anda pada tempat atau waktu tersendiri dan satu periode dalam kehidupan anda.

Baca Juga : 4 Unsur Penting Buat Astrofotografi

Berbagi Perasaan Dalam Suatu Kesempatan

Hal lain dari potografi landscape, adalah untuk share perasaan yang datang dalam peluang terhebat pada sebuah waktu. Satu soal yang bisa disaksikan serta fantastis yang hadir dari anda, yang barangkali peristiwa itu dapat juga di bagi yang lain.

Apa Yang Tidak Termasuk Fotografi Landscape

Potografi lanscape bukan photo jurnalis, sebab bukan suatu dokumentasi. Maksud photo lanscape tidak cuma memprioritaskan buat ambil gambar panorama secara biasa. Pada banyak peluang, kita sebetulnya menunggu dimana keadaan beralih, dari wajar saja jadi fantastis.

Tantangan dan Peralatan

Potografi Lanscape, dapat jadi rintangan yang berisi mengenai semua hambatan yang anda dapati waktu pingin memoto alam luar. Anda tidak punyai dukungan nada serta musik, seperti waktu bikin video serta waktu anda ada disebuah studio. Anda harus siap kerja dengan dunia luar, yang alami (seperti seseorang pelukis yang punyai banyak inspirasi) dan anda tidak punyai pencahayaan, seperti waktu ada dalam studio, ada sinar yang bisa menopang anda buat peroleh detil terhebat dari tiap-tiap pengambilan foto. Pokoknya, photo lanscape mengajari anda buat coba memoto serta membuat gambar dalam penampilan yang dinamis, dan ketentuan yang membuat kesesuaian dalam dua dimensi.

Bentuk Bentuk Fotografi Landscape

Potografi reprentasi, bisa menjadi suatu pertimbangan “apa yang anda melihat, tersebut yang anda dapatkan”. Berbentuk potografi lanscape ini, potografer tidak mengerjakan apa-apa buat mengubah penampilan namun cuma memoto keindahan asli dari alam serta seisinya. Formasi dalam potografi, sinar, waktu yang pas dan cuaca adalah hal terutama disaat memanfaatkan tehnik ini. Beberapa hal, seperti lukisan yang memesona, photo lanscape bisa membuat tehnik yang terkesan dan memanfaatkan penyaring gambar yang lebih lembut yang bisa berikan photo anda resiko ilusi. Walaupun penyimak photo anda masih bisa memandang subyek dalam photo anda apa itu, gambar yang sebetulnya barangkali tidak tajam serta jernih .

Photo lanscape impressi yakni suatu panorama seni dari suatu penampilan lanscape. Potografer lanscape membuat tehnik potografi serta maksud tertentu mereka buat membuat suatu gambar yang lebih sarat arti, lebih emosional atau tampak kreatif dalam penampilan. Ini adalah model potografi subjektif, lantaran tiap-tiap orang yang melihat photo dapat rasakan suatu hal yang berlainan berkaitan penampilan gambar. Potografi lanscape impressi tidak riil, serta lebih berilusi dibanding potografi lanscape representasi. Namun, masih termasuk dalam photo lanscape lantaran fitur-fitur yang di hadirkan dalam gambar masih memperlihatkan keindahan alam. Penyimak photo jadi berkesan hasil dari karya banyak potografer lanscape, yang memiliki iktikad/maksud yang pingin dikatakan dalam gambar, dibanding kenyataan sebetulnya yang ada pada penampilan.

Photo lanscape abstrak. Potografi memanfaatkan serangkaian tehnik macam, yang di namakan bentuk serta pendekatan buat memoto hal alam, namun tidak selama-lamanya termasuk juga dalam lanscape. Hasil karya dari potografi tetap terkait dengan skema, bentuk dan pandangan lengkap dengan dekat. Potografi lanscape tidak selama-lamanya yakni potografi alam, lanscape urban/perkotaan berisi gedung-gedung pencakar langit dapat juga membuat gambar yang fantastis. Garis, pojok, bentuk, dan bangunan-bangunan tinggi berikan banyak terdapat pilihan buat banyak potografer lanscape buat berkarya. Memoto photo lanscape memang adalah soal yang sangatlah menarik, baik anda yang cuma suka pada panorama serta cuma pingin sebatas memotretnya, ditambah lagi apabila anda memang seseorang potografer yang pingin bikin karya-karya photo lanscape yang fantastis.

4 Unsur Penting Buat Astrofotografi

Terus-terusan terdapat banyak object hal menarik saat malam hari serta tinggalkan pertanyaan-pertanyaan di luar sana atau bahkan juga banyak yang berusaha untuk memfoto keindahannya yang gak tertandingi. Orang yang pertama-tama sukses mencitrakan obyek-obyek luar angkasa merupakan Louis Jacques Mande Daguerre pada era ke 18, photo yang paling awal dari suatu objek astronomi merupakan bulan, serta photo itu diambil pada tahun 1839.

Astrofotografi merupakan cabang pengetahuan photography yang objek fotonya berkenaan dengan perihal astronomi. Sebagian contoh astrofotografi yakni photo bulan, matahari, bintang, planet, galaksi, nebula, open cluster/globular cluster, dan lain-lain. Astrofotografi mempunyai tujuan buat memfoto beberapa benda langit, serta buat memotretnya dibutuhkan beberapa teknik tersendiri.

Astrofotografi didefinisikan jadi model privat dari photography yang diperlukan buat merekam gambar objek astronomi (seperti bulan, planet serta nebula) serta ruangan luas dari langit malam hari. Bentuk photography ini udah membawakan revolusi pada bagian kajian astronomi profesional sebab sangat mungkin ilmuwan buat merekam juta-an bintang baru serta nebula yang awal kalinya tidak kelihatan oleh mata manusia.

Ada 4 Hal Unsur yang perlu buat seorang astrofotografi yang jangan di jauhi, ini mempunyai arti ada 4 hal yang besifat kudu buat dijalankan, apakah saja 4 hal demikian ?

Ada 4 serta Unsur Penting yang kamu harus tahu buat astrofotografi.

4 unsur yang perlu ada yakni :

•             Kamera

•             Teleskop

•             T-Mount Adapter

•             dan Tripod

Buat membuahkan photo yang bagus, semestinya memanfaatkan camera DSLR, sebab pada camera DSLR ada manual model maka dari itu kita bisa mengendalikan ISO, shutter speed, aperture, serta fokusnya sesuai yang kita mau.

Canon 60Da memanglah bagus, tetapi kamera-kamera lain bisa pula digunakan. Satu diantara kelebihan dari 60Da merupakan filter sensor camera tidak serupa dengan filter sensor camera yang lain maka dari itu camera lebih peka pada gelombang sinar hydrogen-alpha (buat nebula). Filter sensor camera lain umumnya memangkas info yang perlu ini.

1. Adakah alternatif lainnya kecuali camera canon eos 60Da ?

Semestinya ada. tidak ada peraturan pakem harus menggunakan camera canon eos 60Da dalam astrofotografi, sekurang-kurangnya harus miliki aspek yang diperlukan oleh suatu camera dengan spesifikasi bukaan yang lama (beberapa menit hingga sampai menit). Saat sinar dikelompokkan dalam kurun waktu tersendiri, langit bakal bergerak sebab perputaran bumi, bila zoomnya kecil (dengan wide lens), kita bisa memfoto object sepanjang 10-30 detik tiada terdeteksinya gerakan langit hasilnya photo.

2. Teleskop Refraktor merupakan pilihan terpilih

Umumnya, yang paling simpel buat diperlukan merupakan teleskop refraktor sebab umumnya pemakai tidak disibukkan dengan proses kolimasi (collimation). Brand, model serta range harga harus sesuai dengan tempat pemesanan anda serta terdapatnya instrumen itu baik di luar negri / dalam negeri.

Teleskop refraktor merupakan model teropong astronomi yang terbanyak diperlukan, dimulai dari pengamat pemula sampai profesional. Hal yang paling mencolok dari teleskop model ini merupakan keringanan pemanfaatannya. Anda cukup arahkan teleskop menjurus yang mau Anda perhatikan serta cukup memandang ke lubang lensanya. Alat ini simpel diperlukan serta bagian pandang kala penilaian relatif konstan. Teleskop ini benar-benar lebih berat dibanding teleskop refleksi sebab lensanya semakin banyak. Teleskop model ini pula tidak perlu banyak perawatan.

Buat astrofotografi, fokuslah pada dudukan yang miliki tracking sistem, terlebih buat hal kebolehan beban serta presisi gigi-gigi (gear) dalam mounting.

Ini merupakan suatu teleskop level pemula dengan rancangan yang menawan, teleskop ini merupakan teleskop model refraktor maka dari itu bisa diperlukan buat memandang panorama luar angkasa juga unsur penting dalam astrofotografi. Teleskop ini diperlengkapi dengan finderscope yang unik, 2 eyepiece Kellner, cermin diagonal dan penerapan planetarium gratis. Magnifikasi optimal teleskop ini sejumlah 70X

3. T Mount Adapter

Buat dapat melaksanakan aktivitas astrofotografi, kecuali camera serta teleskop, dibutuhkan pun koneksi dari camera ke teleskop. Koneksi yang diperlukan itu diantaranya T-mount buat model SLR (contoh buat Canon), pun suatu adapter dari T mount ke ukuran 1,25 inchi atau 2 inchi buat penyatuan ke teleskop (ukuran eyepiece pada teleskop 1,25 inchi serta 2 inchi).

Lens adapter memungkinkanmu buat memanfaatkan banyak ragam lensa pilihan yang lain termasuk juga lensa-lensa classic maupun memanfaatkan teleskop.

Adapter umumnya cuma berwujud ring bermesin dengan tehnologi rendah yang dapat membandingkan lensa dengan bodi camera. Ujung yang satu direncanakan buat terima brand serta/atau model lensa tersendiri, sesaat ujung lainnya direncanakan buat sesuai dengan bodi camera. Umumnya tidak ada komunikasi yang sangat mungkin lensa buat kirim data ke camera (juga sebaliknya), maka dari itu spesifikasi lensa yang bergerak dengan cara elektronis – seperti auto focus serta auto aperture – tak kan kerja kala lensa dipasang ke adapter. Kamu harus memanfaatkan focus manual serta dengan cara fisik menggerakkan aperture sebelum mulai memfoto. Lensa pun tak kan dapat mengirim data EXIF ke camera.

Anjuran kami buat Adapter buat T Mount merupakan JJC Lens Adapter. adapter ini benar-benar sesuai buat pemakai camera Canon DSLR.

4. Tripod

Kecuali camera, saat Anda mau ambil photo beberapa benda langit, kehadiran tripod sangat penting. Mengingat tripod berperan jadi alat yang bikin camera Anda terus diam serta konstan, maka dari itu gambar yang dibuat tidak terguncang atau blur.

Pemakaian tripod benar-benar disarankan buat melenyapkan dampak goyang kala merekam dalam tempo eksposur yang lama. Pun bisa menggunakan mounting buat menuruti objek astronomi yang terlihat bergerak oleh sebab perputaran Bumi.

Memanfaatkan tehnik photography eksposur panjang (long exposure), astrofotografi bakal cukup menentang, dan juga adalah kegemaran yang relatif simpel buat diawali oleh pemula. Anda bakal perlu banyak kesabaran kalau mau kuasai model photography ini! Anda bakal butuh suatu DSLR sebab camera ini condong lebih efektif pada keadaan sinar rendah, suatu lensa pojok lebar serta tripod buat kestabilan. Pandangan yang baik terkait musim juga menunjang sebab bisa memperlihatkan dimana bintang-bintang bakal ada di langit malam, dengan demikian Anda tak kan memfoto dengan buta arah. Perihal ini bakal berikan Anda gagasan dimana Anda harus menempatkan camera Anda di beberapa titik dalam setahun, biarpun Anda tidak akan buat mendalami pengetahuan dibalik itu, Anda senantiasa dapat memanfaatkan penerapan. Kalau Anda tinggal di kota, keluar ke satu wilayah dengan sedikit polusi sinar pasti bikin pengalaman Anda jadi lebih simpel.